MENGENAL KUASA KEBANGKITAN
YESUS
Friday, 13
August 2010 12:09
Written by
Pdt. M.D. Wakkary
Filipi 3:10-11.
“Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa
kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi
serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan
dari antara orang mati.”
Rasul Paulus mempunyai kerinduan rohani yang luar
biasa yaitu ingin mengenal Tuhan. Kata “mengenal” (may know) dalam bahasa
Yunani disebut “ginosko” artinya pengetahuan yang empirikal, atau mengetahui
dan mengalami. Apa sebenarnya istimewanya kebangkitan Yesus? Pertama, kuasa
kebangkitanNya. Kata 'kuasa' (power) dalam bahasa Yunani adalah dunamis. Tetapi
dalam ayat Filipi 3:10 digunakan kata 'dunamoo' artinya kekuatan. Paulus hendak
mengenal Yesus dengan kekuatan kebangkitanNya. Dia tahu bahwa Yesus mempunyai
satu kekuatan yang besar. Bagaimana orang yang sudah mati tiga hari bisa
bangkit dan bangkit dalam tubuh yang menakjubkan. Tubuh kebangkitan Yesus bisa
menembus tembok. Tidak ada satu unsur alami di dunia ini yang bisa menghambat
tubuh kebangkitan Yesus.
Namun Paulus juga tahu bahwa tidak ada kebangkitan
tanpa kematian, dan tidak ada kematian tanpa penderitaan. Karena itu Paulus
ingin mengenal Yesus secara utuh.
Kata 'kebangkitan' (resurrection) dalam bahasa Yunani
disebut 'anastasia' artinya bangkit berdiri kembali, tubuh yang bangkit dari
kubur. Sedangkan kata 'persekutuan' (fellowship) dalam bahasa Yunani disebut
'koinonia' artinya bersekutu dengan, berarti bersekutu dengan seseorang, paling
tidak ada dua pihak.
Paulus mau bersekutu dengan penderitaan Yesus. Ayat
ini tidak boleh ditafsirkan dengan keliru. Sebab kalau tidak orang akan
beranggapan bahwa kalau ikut Yesus harus dicambuk dan tersalib di kayu salib.
Arti sesungguhnya yaitu proses salib, ada penderitaan yang harus kita lalui.
Banyak orang ingin diberkati, ingin dipulihkan, ingin disembuhkan, tetapi tidak
mau menempuh jalan salib. Yesus berkata bahwa setiap orang yang mengikut Yesus
harus memikul salib. Tetapi salib yang dimaksud bukanlah salib Yesus. Sebab
tidak ada yang sanggup memikul salib Yesus. Hanya Yesus yang sanggup memikul
salibNya dan dilakukannya satu kali untuk selamanya. Tetapi bersekutu
dengan penderitaanNya, berarti kita ikut merasakan sedikit penderitaan Kristus.
Minggu lalu, jemaat kita dianjurkan berpuasa selama
dua atau tiga hari. Kita mau merasakan sedikit salib Kristus dengan menyalibkan
perut kita. Banyak orang Kristen ingin berkat yang besar, kuasa yang besar
tetapi berpuasa satu hari saja berat. Kita harus belajar seperti Paulus,
mengenal kuasa kebangkitan Yesus dan juga bersekutu dengan penderitaanNya.
Tuhan ijinkan salib atau pencobaan datang supaya kita dekat dengan Yesus. Kalau
percobaan datang tentu kita banyak berdoa.
Kata penderitaan (suffering) dalam bahasa Yunani
disebut “panthema” artinya penyebab penderitaan. Yesus mati di salib karena
untuk menyelamatkan manusia.
Kita diharapkan bisa serupa dengan Dia dalam
kematianNya. Serupa (conformable) dalam bahasa Yunani disebut 'summorphos'
artinya dibentuk sama. Kita dibentuk sama atau hampir sama atau mirip dengan
kematianNya atau salibNya, yaitu menderita untuk orang lain. Dia berkorban
supaya orang lain selamat.
Kalau anda mau menjadi orang Kristen yang mengalami
kuasa kebangkitan Yesus jangan takut kalau ada percobaan. Tuhan tahu kekuatan
kita. Baca I Korintus 10:13. Justru waktu kita masuk dalam penderitaan, kita
menjadi serupa dengan kematianNya. Dan waktu itulah kita bisa mengalami kuasa
kebangkitan Yesus.
Filipi 3:11. Orang-orang yang meninggal dalam Tuhan,
jiwa dan rohnya ada di sorga, walaupun tubuhnya masih di bumi. Tetapi nanti
waktu Yesus datang kembali, tubuh akan bangkit dalam bentuk yang baru di mana
unsur-usur dan elemen-elemen alami tidak bisa menahannya. Bahkan menurut 1
Tesalonika 4:16-17, orang yang mati dalam Tuhan akan bangkit dan
berkumpul di angkasa. Jadi tubuh itu akan kebal kepada hukum gravitasi bumi.
Tubuh kebangkitan adalah tubuh yang tidak bisa dihalangi oleh elemen-elemen
bumi ini dan unsur-unsur di angkasa.
Juga, dalam hidup sekarang ini kita perlu semangat
kebangkitan, dalam bhs Yunani disebut 'exanastasis' artinya bangkit kembali.
Sebab banyak orang yang mati (dead) Filipi 3:11 = nekros (bhs Yunani) yang juga
artinya kematian rohani, oleh karena perbuatan dosa, banyak percobaan,
penyakit, kekecewaan, sakit hati, ketidakpuasan, dlsb. Banyak orang Kristen
tidak beribadah pada hari Minggu. Itu orang sudah mati rohaninya. Tetapi saya
percaya, yang mati rohani bisa dibangkitkan oleh kuasa kebangkitan Yesus.
Efesus 1:19-20. Kita harus selalu mengenal kuasa
kebangkitan Kristus, sebab kuasa yang dikerjakanNya dalam membangkitkan Kristus
ada dalam hidup setiap orang percaya. Jadi kekuatan yang membangkitkan Yesus
dari kematian dan mengangkatNya dari kuburan adalah kekuatan atau energi yang
hidup di semua orang yang percaya kepada Yesus. Kuncinya adalah percaya atau
iman. Semua ditentukan oleh iman kita.
Saya harap di akhir zaman ini gereja mengalami
kehebatan kuasa Tuhan, orang-orang datang kepada Yesus. Pada Ibadah malam hari
Jumat yang lalu, seseorang datang kepada saya. Katanya ia melihat Seorang
berpakaian putih bercahaya dan menyuruhnya untuk beribadah. Saya mendoakannya
dan akhirnya ia terima Yesus. Ia beragama bukan Kristen. Perhatikan, orang ini
menerima Yesus tanpa ada orang bersaksi kepadanya. Disinilah kita melihat bahwa
sekarang ini kuasa Allah sedang bekerja. Kekristenan tanpa kuasa kebangkitan
sama saja dengan agama-agama lain.
I Korintus 15:26. Yang paling ditakuti oleh semua
lapisan manusia adalah kematian atau maut. Tetapi justru kebangkitan Yesus
mengalahkan maut. Karena itu kita selalu rayakan kebangkitan Kristus. Gereja
Perjanjian Baru selalu beribadah pada hari Minggu bukan hari Sabtu atau hari
ketujuh atau Sabat sebab pada hari pertama minggu itu yaitu hari Minggu Yesus
bangkit. Ibadah Minggu adalah ibadah raya. Karena kebangkitan Yesus, musuh
terbesar kita yaitu maut telah dikalahkan. I Korintus 15:55-57
Saya mendorong semua jemaat supaya mengalami kuasa
kebangkitan Yesus. Kuasa ini yang membuat anda tetap berdiri dan bersemangat
ikut Tuhan. Muliakan Yesus dalam segala keadaan, sebab Yesus yang kita
sembah sudah bangkit dan orang-orang percaya juga dibangkitkan oleh Tuhan. Puji
Tuhan!
Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary,
Minggu 4 April 2010 (Ibadah Raya II)
|
BACA JUGA INI :
|
#1 2012-05-21 17:04
saya sedang
berjuang untuk mengalami apa yang ditulis dalam FILIPI 3:10-11
Kirim Tanggapan Anda
Nama Lengkap (wajib diisi)
E-mail (wajib diisi)
2000 symbols
left
Kirimkan setiap balasan tanggapan
saya


Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking